Alhamdulillah. Syukur beribu syukur, seminggu ini adalah official last week
saya belajar di Belanda. Two graduation ceremonies hadir sebagai bumbu
‘penyedap’ and a finish line mark, hence this graduation will stay in memori
saya, seumur hidup.
To be honest, saya dulu sudah punya cita2 untuk sekolah abroad, when I
was at my second year of SMU. Wkt itu, saya sempat ada plan for studying
in Aussy right after graduating from my SMU. But then, fate berkata lain.
Saya was given a chance to go to ITB. Yes, Information Technology course
which is jurusan paling top, paling tinggi passing grade ny, dan paling
diidamkan oleh para kawula muda (halah2).
Masuk ke ITB didn’t make my dream of studying abroad fade away. Saya tetap
giat mencari informasi about any chance to study in other countries. Bagi saya,
it’s okay if I have to spend more time in finishing my study for the sake of
belajar di luar negeri. Saya ingin pengalaman itu.
And there you go. Here I am, standing in Europe. Saya joined a program named
Existente (Excellent International Students Entering Technical Education).
Singkat cerita, program ini allows me to gain a double degrees in Sarjana which
come from ITB and one of Universitas di Belanda. Dan sekarang, status saya
adalah separuh finished. My name is "Ing. Ryan Sosiawan" at this moment.
Well, let’s wrap up the story and go back to the graduation topic. Seperti
saya katakan di awal, 2 graduation ceremonies were held a couple days ago.
Acara pertama diadakan di a Dutch university where I went to, InHolland
University, on last Tuesday. Dan berikut adalah some visual records on that
day.
This is when saya menandatangani ijazah saya with Eunice (left), and
Edward (right): ![]()
Senyum kepuasan saya after receiving my diploma (kok sy rada jiji y
ngeliatny): ![]()
Berfoto bersama Febrian and Wim Lablans, a guiding teacher for my
individual project: ![]()
A picture of me together with wisudawan yg laen beserta seorang
dosen InHolland University. From left to right: Me, Nadya, Anne, Peter
Hermans, Febri, Rudy.
(fyi, itu tu, dosen yg paling sering dimaki2 n disumpah2in ma ank2):![]()
Graduation cheers with para pria seperjuangan.
From left to right: Tedi, Me, Rudy, Stevens, Edward, Faried.
(itu jus buah, bukan yg laen. biar keliatan keren aj):![]()
Here we go, wisudawan 2008 InHolland University:![]()
Berfoto dengan Champagne and Flowers in hand.:![]()
Yup, that’s all untuk selebrasi di InHolland. Jauh dari kemeriahan namun
berkesan.
Next up is the graduation ceremony in The Hague. Here, semua pelajar
Existente dari berbagai jurusan di beberapa kota di Belanda berkumpul
to receive a greeting from para petinggi/ panitia Existente program and
to take a picture together in Toga suit.
Berikut adalah beberapa gambar of men and women in Toga
Existente 2007/ 2008:
(heumm, sorry, blm ada gambar. yg ngambil professional photographer.
Jd, mungkin rada nanti diuplot =D)
Existente - Diemen (InHolland University) 2007/2008:
From left to right: Faried, Febri, Nadya, Eunice, Anne, Edward, Stevens, Ryan,
Tedi.
Existente 2007/ 2008 from ITB:
(I love this photo, I really love it..!) from left to right:
1st row: Ryan (IF ‘04), Eunice (IF ‘03), Yadi (Tekkim ‘03);
2nd row: Stevens (IF ‘04), Febri (IF ‘03), Fikri (Tekkim ‘03), Mescha (Tekkim ‘03)
3rd row: Heri (Tekkim ‘03), Edward (IF ‘03)
Once again, terima kasih dan puji syukur kepada Allah SWT. Atas karunia-
Nya, saya dapat meraih salah satu mimpi saya. Terima kasih juga untuk
keluarga dan teman-teman who always stay behind me and support me
through tough times.
Tetapi misi saya belum totally acomplished. Saya harus kembali (ini neh,
mulai males d denger kata2 ‘balik’) ke ITB untuk meneruskan studi saya yg
tertunda (ap lagi ditambah kata2 ’studi’, makin mualesh mikirinny..).
"I’ll keep doing my best, then.", that’s what I gotta say.
P. S.:
More photos of Me (who cares) and the others can be viewed here.
And also, thanks to Febri untuk fotonya ^ ^

ih so,,, kmu tuh lama2 kayak cinca laura… (tau gk yah kamu,,, secara dah setahun gk ngikutin perkembangan dunia arteis di indonesia)
kalau ngmg kok suka campur2 bhs indonesia n inggris.. dasar… benar2 deh cinca lawra..
btw siapa jadinya PW mu hahaha
Comment by fitra — July 14, 2008 @ 1:36 pm
ho oh, rada aneh jadi kata2nya…
eniwei congrats kk
Comment by PauL — July 15, 2008 @ 6:10 am
congratulation son and bro…., and keep it up..!
Comment by malang fam — July 15, 2008 @ 10:22 am
wew.. congratz kk..
ngeri kali lah kawan kita Ingenieur ini.. ^:)^
Comment by anggriawan — July 15, 2008 @ 10:55 am
iya rynso ini bahasanya campur2, jadi ribet bacanya
btw, selamat ya rynso
segera terapkanlah ilmu ingenieur mu di negeri tercinta *halah*
Comment by upik — July 16, 2008 @ 4:27 am
ya ampun you are sooo cincha lawra, soalnyah in one sentence kamu mixing indo dan english, hihihi *juice kali dimixing*
Comment by mega — July 17, 2008 @ 9:55 am
met lamet yah, gile gelarnya B. Eng. takut kk
Comment by ratih — July 18, 2008 @ 9:23 am
ehehe.. cinca lawra versi laki-laki nih, lucu jg walo belibet jg bacanya
Selamat ya!
Comment by indz — July 21, 2008 @ 3:42 am
Selamat Rynso….
Comment by Memi — July 31, 2008 @ 6:23 am
Selamat ya…
Salam kenal, kenapa namanya ‘Rynso’?
Comment by swamp — August 2, 2008 @ 9:04 am